Archive for October, 2010


Creative Business Model – ANIMAX

Posting kali ini juga termasuk ke dalam tugas individu, maka terpaksalah harus dibuat postingan aneh ini.

Pertama-tama kita diharuskan membuat sebuah business model sebuah perusahaan tv yang pada postingan ini saya memilih sebuah stasiun tv anime seperti halnya ANIMAX yg saat ini sudah terkenal di international melalui jaringan TV kabel yang kalau di Indonesia ini mereka masuk melalui Indovision atau teman-teman sejenisnya. untuk secara detailnya bisa langsung diliat di official websitenya http//www.animax-asia.com

Yah biar mudah dibayangkan pokoknya anggap saja perusahaannya animax itu pak biar gampang. Pada awalnya teori business model seperti gambar diatas ini diciptakan oleh alexander osterwalder, pokoknya dia ini mau mencari semua hal dan masalah ini tuntas, maka dia ciptakan diagram keseimbangan ini yang menyeimbangkan antara cara kita mendapatkan uang atau revenue dengan list yang menunjukan aktifitas kita yang memakan cost/biaya.

Pada awalnya diharuskan membuat Value Proportition yang berarti apa target yang kita inginkan, pada perusahaan ini mereka ingin terkenal di international dan memperluas segmen mereka, lalu setelah itu di bagi menjadi 2 ke kiri dan ke kanan.

Yang ke kanan bisa dijelaskan sebagai jalur customer atau yang di ujungnya itu kita mencari revenue stream, dimulai dari target customer tentu saja target yang kita tuju ialah anime dan manga lover di seluruh dunia yang bertujuan yaitu customer relationship, membuat target market kita itu menjadi memiliki stasium tv kita menjadi top of mind mereka. Sedangkan untuk mencapai titik itu kita membutuhkan distribution channel yaitu fansite, anime stores, general toy store, dan book store sebagai penyalur kita yang berujung mencari revenue stream yang berisi hal-hal seperti uang yang didapat dari brand tax from stores, direct selling from forum and fansite, dan juga advertising cost.

Itu semua harus diseimbangkan oleh alur ke kiri yang berisi tentang infrastructure. Dalam infrastructure ini terdapat hal-hal yang kita butuh kan untuk mencapai target utama kita dalam value proposition dalam segmen internal seperti yang akan dijelaskan dalam core capabilities, ini adalah capability yang harus kita capai kalau ingin bisa menggapai semua target awal kita, dalam perusahaan ini mereka membutuhkan multi language subtitle and web management, dan untuk mencapai hal itu kita harus melakukan value configuration yaitu hal-hal yang berisi seperti forums, festivals atau events serta konser band baik J-Pop, J-Rock atau yang lain2. Sedangkan media atau perantara untuk mencapai hal itu terdapat di partner network seperti linguist, brand perusahaan itu sendiri dan orang2 yang sudah mengenal mereka dengan cara mouth-to-mouth atau direct promotion. Pada akhirnya mereka mempunyai beban berat yang harus dibayar terdapat dalam cost structure, manufacturing cost, marketing and sales cost, dan people yang sebagai perantara itu meski secara tidak langsung berhubungan.

Secara general itu semua dapat diliat di tabel diatas, tapi kalau mau lebih detailnya masih harus dianalisa lebih lanjut dengan perhitungan finance yang harus dikonsultasi lebih dahulu kepada ahli finance atau kepada CFO.

 

*Maaf kalo gambarnya kurang jelas, bisa didownload filenya di bawah pak

CI Business model

Advertisements

Untuk posting kali ini spesial buat uts jadi langsung aja mulai.

 

Pertama-tama dari penjelasan dr Open Innovation, kalau menurut yang saya baca dari wikipedia,Open Innovation sebenarnya mempunyai arti yang hampir mirip dengan Divisi Research and Development (RnD) suatu perusahaan yang biasanya selalu membuat sebuah innovasi, perubahan, serta pengembangan sistem atau operasional yang dapat membuat perusahaan itu lebih maju. Perbedaan dari keduanya ialah kalau RnD ini biasanya hanya meneliti berdasarkan data apa yang didapat dari ruang lingkup dalam perusahaan saja, sedangkan Open Innovation adalah sebuah pandangan bahwa untuk meneliti hal seperti di atas maka akan baiknya jika kita juga mempertimbangan dengan apa yang ada diluar, seperti pesaing, hak paten atau diakui oleh perusahaan lain, dan biasanya untuk menghadapi itu semua akan lebih baik kalau melakukan sebuah kerjasama atau partnership agar kerugian yang didapat bisa diminimalisir jika kemungkinan terburuk terjadi.

 

Kalau dari sisi saya sendiri, menurut saya Open innovation adalah sistem yang harus diterapkan di semua tempat, jaman sekarang kita harus praktek dahulu baru dianalisa, kalau salah ya dibenerin, kalo ga salah kita ga bakal belajar! contohnya kayak software2 saat ini itu kalo mau keluar yang benerannya atau yang aslinya mereka biasanya ngeluarin versi Betanya dulu dengan gratis alias masih dalam masa uji coba, lalu dari situ sang perusahaan bisa mendapat masukan dari para pemakai uji coba itu dan lalu langsung saja diupdate versinya menjadi yang asli, dan tentu itu tidak berhenti sampai itu saja, para developer software itu tentu akan terus mengupdate apabila ada bug atau gangguan agar sang pemakai merasa nyaman.

.

.

Yang kedua ialah tentang Open Business model, secara inti sarinya arti dari Open business model sama dengan yang sebelumnya yaitu Open innovation yaitu ketransparansian sistem tersebut yakni tidak tertutup dapat menerima kritik dan saran, tetapi yang beda dari Open business model ialah Open business model itu lebih mengarah kepada sistematik besar secara keseluruhan yang bukan hanya mencari innovasi atau research dan sebagainya tetapi juga mengawasi, mengamati,menilai, dan mengembangkannya. Secara sekilas memang mirip tetapi bisa di beri contoh seperti sebuah perusahaan yang sedang atau menengah ke atas, sebuah perusahaan sedang tidak akan bisa mencapai ke atas kalau tidak melakukan IPO atau bisa disebut go Public, menjual sekian persen untuk publik, manfaat yang didapat dari perusahaan dari ini bukan hanya mendapat modal untuk dapat mengembangkan bisnisnya untuk dapat menjadi lebih besar lagi tetai juga dapat mendapat masukan dari pihak luar atau pemegang saham karena secara logika para pemegang saham itu bisa diibaratkan sedang menaruh uang di kotak dan ia sedang merawat kotak itu agar tidak rusak dan hilang agar bisa dijual nanti kemudian kalau valuenya sudah naik, maka mereka pastilah membantu kita, kebanyakan dari para pemegang saham yang besar seperti it pastilah mereka berasal dari para ekspert di bidang yang berubungan dengan tempat mereka menginvestasikan uangnya.

inovasi yang paling penting buat saya ialah di bagian teknologi komputer secara lebih detailnya, komputer selalu terupdate setiap saatnya baik dari sisi hardware dan software. Untuk menghadapi kondisi teknologi komputer yang selalu berkembang setiap saatnya adalah dengan cara awalnya anda harus dapat mengetahui musim perkembangan teknologi di bidang yang anda inginkan, misalkan kalu saya adalah saya tertarik dengan teknologi komputer/laptop. Perkembangan laptop jika setelah dianalisa memiliki jeda yaitu 2 tahun, yaitu pada tahun 1 teknologi baru akan keluar dan pada tahun selanjutnya akan keluar teknologi perkembangan atau bisa disebut extension dari teknologi sebelumnya, dan pada selanjutnya teknologi baru akan muncul kembali. Misalkan pada akhir akhir ini baru saja keluar DDR3 SDRAM or double-data-rate three synchronous dynamic random access memory,ini adalah sebuah perubahan dari RAM yang dulu biasa kita kenal yang beberapa tahun yang lalu baru saja berkembang menjadi DDR2, padahal tahun lalu DDR2 baru saja mengeluarkan exstension terbarunya sebesar 8 GigaByte yang memiliki kekuatan proses yang cukup kuat untuk membantu proses komputer anda agar tidak menjadi lemot yang pada awalnya DDR2 dikeluarkan beberapa tahun yang lalu yang diperkenalkan dengan produk prototypenya yang mempunyai ukuran 2 GigaByte, tetapi DDR3 membuat kita lebih tergiur dengan kekuatan lebih dari DDR2 dan kabar burung mengatakan dapat digunakan untuk memainkan segala game berat yang mempunyai spesifikasi besar secara lancar tanpa gangguan, dan DDR3 ini diperkenalkan secara publik untuk pertama kali dalam ukuran terkecil 8 GigaByte.

Permasalahannya muncul yaitu dari sisi perkembangan ini, kelemahan dari perkembangan ini ialah apabila anda sudah memiliki laptop yang mempunyai tipe DDR2, maka laptop anda tidak dapat memakai memori tipe DDR3, memang cukup mengecewakan dan memang anda diharuskan membeli laptop baru untuk itu.

ini adalah gambar perubahan dari perkembangan memori saat ini dimulai dari DDR tahap awal yang lahir sekitar tahun 2000 sampi DDR3 saat ini

Selain itu untuk tipe macam elektronik khususnya hardware dari komputer ini harganya sangat sensitif terhadap pergerakan dollar apabila dilihat dari sisi aspek dari negara2 diluar amerika, apabila dollar tersebut menguat maka itu akan membuat harga barang2 itu menjadi mahal dan juga sebaliknya. Kelemahan dari hardware ialah harganya akan jatuh hampir kurang dr 50% harga asli apabila ingin dijual kembali atau menjadi barang second dikarenakan akan selalu ada pembanding dari benda yang sudah berkembang diatasnya. Sebagai contoh Harga Sebuah Harddisk external 2.5 inch milik WD (Western Digital) berukuran 320 GigaByte 2 tahun yang lalu berharga sekitar 600 ribu lebih, dan untuk 500 GB pada saat itu memiliki harga nyaris 1 Juta rupiah, tetapi setelah muncul Harddisk External dengan merek dan tipe yang sama yang memiliki ukuran 640 GB, 750 GB, dan 1 TerraByte, maka untuk harddisk berukuran 320GB dan 500 GB akan turun sangat jauh, saat ini untuk harga yang berukuran 500 GB hanya 600 ribuan, dan 640 GB seharga 800 ribu, 750 GB seharga 900 ribu , dan 1 TB seharga 1,2 juta.