Untuk posting kali ini spesial buat uts jadi langsung aja mulai.

 

Pertama-tama dari penjelasan dr Open Innovation, kalau menurut yang saya baca dari wikipedia,Open Innovation sebenarnya mempunyai arti yang hampir mirip dengan Divisi Research and Development (RnD) suatu perusahaan yang biasanya selalu membuat sebuah innovasi, perubahan, serta pengembangan sistem atau operasional yang dapat membuat perusahaan itu lebih maju. Perbedaan dari keduanya ialah kalau RnD ini biasanya hanya meneliti berdasarkan data apa yang didapat dari ruang lingkup dalam perusahaan saja, sedangkan Open Innovation adalah sebuah pandangan bahwa untuk meneliti hal seperti di atas maka akan baiknya jika kita juga mempertimbangan dengan apa yang ada diluar, seperti pesaing, hak paten atau diakui oleh perusahaan lain, dan biasanya untuk menghadapi itu semua akan lebih baik kalau melakukan sebuah kerjasama atau partnership agar kerugian yang didapat bisa diminimalisir jika kemungkinan terburuk terjadi.

 

Kalau dari sisi saya sendiri, menurut saya Open innovation adalah sistem yang harus diterapkan di semua tempat, jaman sekarang kita harus praktek dahulu baru dianalisa, kalau salah ya dibenerin, kalo ga salah kita ga bakal belajar! contohnya kayak software2 saat ini itu kalo mau keluar yang benerannya atau yang aslinya mereka biasanya ngeluarin versi Betanya dulu dengan gratis alias masih dalam masa uji coba, lalu dari situ sang perusahaan bisa mendapat masukan dari para pemakai uji coba itu dan lalu langsung saja diupdate versinya menjadi yang asli, dan tentu itu tidak berhenti sampai itu saja, para developer software itu tentu akan terus mengupdate apabila ada bug atau gangguan agar sang pemakai merasa nyaman.

.

.

Yang kedua ialah tentang Open Business model, secara inti sarinya arti dari Open business model sama dengan yang sebelumnya yaitu Open innovation yaitu ketransparansian sistem tersebut yakni tidak tertutup dapat menerima kritik dan saran, tetapi yang beda dari Open business model ialah Open business model itu lebih mengarah kepada sistematik besar secara keseluruhan yang bukan hanya mencari innovasi atau research dan sebagainya tetapi juga mengawasi, mengamati,menilai, dan mengembangkannya. Secara sekilas memang mirip tetapi bisa di beri contoh seperti sebuah perusahaan yang sedang atau menengah ke atas, sebuah perusahaan sedang tidak akan bisa mencapai ke atas kalau tidak melakukan IPO atau bisa disebut go Public, menjual sekian persen untuk publik, manfaat yang didapat dari perusahaan dari ini bukan hanya mendapat modal untuk dapat mengembangkan bisnisnya untuk dapat menjadi lebih besar lagi tetai juga dapat mendapat masukan dari pihak luar atau pemegang saham karena secara logika para pemegang saham itu bisa diibaratkan sedang menaruh uang di kotak dan ia sedang merawat kotak itu agar tidak rusak dan hilang agar bisa dijual nanti kemudian kalau valuenya sudah naik, maka mereka pastilah membantu kita, kebanyakan dari para pemegang saham yang besar seperti it pastilah mereka berasal dari para ekspert di bidang yang berubungan dengan tempat mereka menginvestasikan uangnya.

Advertisements